Anugerah 88

Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Beli Motor Baru

📅 12 Oktober 2026 ✎ Anugerah 88

Sepeda motor menjadi salah satu pilihan kendaraan yang praktis untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Namun, sebelum membeli motor baru, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan agar kendaraan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan, kemampuan berkendara, serta anggaran yang tersedia. Berikut lima hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli sepeda motor.

1. Ukur Kemampuan Berkendara

Kemampuan berkendara menjadi faktor penting dalam menentukan jenis sepeda motor yang tepat, terutama bagi pengendara pemula. Sebaiknya, hindari langsung memilih motor dengan tenaga besar atau bobot berat, seperti motor sport bermesin DOHC maupun motor berkapasitas mesin besar. Kendaraan dengan karakteristik tersebut membutuhkan keterampilan dan kontrol yang lebih baik.

Sebagai alternatif, pemula dapat mempertimbangkan motor berkapasitas mesin lebih kecil, seperti Honda Blade 125 atau Yamaha Jupiter Z1. Selain lebih mudah dikendalikan, motor jenis ini dapat membantu pengendara melatih kemampuan secara bertahap, sekaligus menawarkan konsumsi bahan bakar yang relatif hemat dan perawatan yang praktis.

2. Pertimbangkan Kebutuhan Penggunaan

Setiap orang memiliki kebutuhan berkendara yang berbeda. Oleh karena itu, kondisi lalu lintas, jarak tempuh, serta frekuensi perjalanan perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih sepeda motor.

Bagi pengendara yang menggunakan motor hanya untuk bersantai saat akhir pekan, desain dan tampilan kendaraan mungkin menjadi salah satu prioritas. Namun, bagi mereka yang mengandalkan motor untuk aktivitas sehari-hari, kenyamanan dan kepraktisan sebaiknya lebih diutamakan.

Motor yang ringan, lincah, dan mudah dikendalikan dapat menjadi pilihan ideal untuk menghadapi kemacetan serta menunjang mobilitas harian. Dengan mempertimbangkan kebutuhan sejak awal, pembeli dapat menghindari keputusan yang hanya didasarkan pada tampilan kendaraan.

3. Sesuaikan dengan Postur Tubuh

Ukuran dan desain sepeda motor sangat beragam, sehingga tidak semua jenis motor cocok untuk setiap pengendara. Faktor seperti tinggi badan, panjang kaki, jangkauan tangan, serta kemampuan menopang bobot kendaraan perlu diperhatikan.

Sebelum membeli, cobalah duduk langsung di atas motor untuk memastikan posisi berkendara terasa nyaman. Pastikan kaki dapat menapak dengan baik, tangan mampu menjangkau setang tanpa kesulitan, dan posisi tubuh tidak menimbulkan ketegangan berlebihan.

Sebagai contoh, posisi berkendara pada motor sport tertentu dapat memberikan tekanan lebih besar pada pergelangan tangan dan punggung. Sementara itu, motor dengan tangki besar atau dimensi lebar mungkin terasa kurang nyaman bagi pengendara yang memiliki postur tubuh lebih kecil.

Karena itu, melakukan uji coba berkendara sebelum membeli merupakan langkah penting untuk memastikan motor sesuai dengan kebutuhan ergonomis pengendara.

4. Pilih Motor Baru atau Bekas

Keputusan membeli motor baru atau bekas perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan dan prioritas masing-masing pembeli.

Motor baru menawarkan sejumlah keuntungan, seperti kondisi kendaraan yang masih prima, garansi resmi pabrikan sesuai ketentuan, serta minimnya risiko kerusakan akibat pemakaian sebelumnya. Namun, harga pembeliannya umumnya lebih tinggi dan dapat disertai biaya tambahan, seperti administrasi serta asuransi.

Di sisi lain, motor bekas dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis, terutama bagi pemula atau pembeli dengan anggaran terbatas. Harga yang lebih terjangkau juga memungkinkan pembeli mendapatkan jenis motor tertentu tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar pembelian unit baru.

Meski demikian, kondisi motor bekas sangat bergantung pada riwayat pemakaian dan perawatannya. Oleh sebab itu, pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan untuk menghindari risiko kerusakan tersembunyi yang dapat menambah pengeluaran di kemudian hari.

5. Perhitungkan Biaya Jangka Panjang

Harga pembelian bukan satu-satunya biaya yang perlu dipersiapkan saat memiliki sepeda motor. Pembeli juga perlu memperhitungkan pengeluaran rutin dan biaya tambahan selama masa penggunaan kendaraan.

Beberapa biaya yang perlu masuk dalam perencanaan anggaran antara lain bahan bakar, servis berkala, penggantian suku cadang, pajak kendaraan, serta premi asuransi jika diperlukan. Selain itu, perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan pelindung tubuh juga perlu dipersiapkan untuk menunjang keamanan berkendara.

Khusus bagi pembeli motor bekas, pemeriksaan kondisi mesin, sistem pengereman, ban, kelistrikan, dan komponen penting lainnya sangat disarankan sebelum transaksi dilakukan. Pemeriksaan oleh mekanik tepercaya, termasuk di Anugerah 88, dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah dan memberikan gambaran mengenai kondisi kendaraan sebelum dibeli.

Dengan memperhitungkan seluruh biaya tersebut sejak awal, pembeli dapat menentukan pilihan motor yang tidak hanya sesuai dengan anggaran pembelian, tetapi juga tetap terjangkau untuk penggunaan jangka panjang.

Membeli sepeda motor sebaiknya tidak hanya didasarkan pada desain, merek, atau besarnya tenaga mesin. Kemampuan berkendara, kebutuhan penggunaan, kesesuaian dengan postur tubuh, pilihan antara motor baru dan bekas, serta biaya jangka panjang merupakan lima faktor penting yang perlu dipertimbangkan.

Dengan melakukan riset dan pemeriksaan sebelum membeli, Anda dapat menemukan sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan, nyaman digunakan, aman dikendarai, dan tidak membebani kondisi keuangan di kemudian hari.

Butuh servis motor? Kunjungi bengkel kami di Tanjung Balai.

Booking Sekarang